Laman


Senin, 26 November 2012

Pelajaran tentang Hidup


Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari
lubang kecil muncul. Dia duduk mengamati dalam
beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang
dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil
itu.Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan.
Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia
tidak bisa lebih jauh lagi.
Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya.
Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa
kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar
dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung
dan kecil, sayap-sayap mengkerut. Orang tersebut terus
mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu
saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga
mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang
seiring dengan berjalannya waktu.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya
merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan
sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang.
Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan
orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat
dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk
melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa
cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam
sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap
terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong
tersebut.

Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang kita
perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita
hidup tanpa hambatan dan perjuangan, itu mungkin
justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak
sekuat yang semestinya yang dibutuhkan untuk menopang
cita-cita dan harapan yang kita mintakan. Kita mungkin
tidak akan pernah dapat "Terbang". Sesungguhnya Tuhan
itu Maha Pengasih dan maha Penyayang.

Kita memohon Kekuatan...

Dan Tuhan memberi kita kesulitan-kesulitan untuk
membuat kita tegar.

Kita memohon kebijakan...

Dan Tuhan memberi kita berbagai persoalan Hidup untuk
diselesaikan agar kita bertambah bijaksana.

Kita memohon kemakmuran...

Dan Tuhan memberi kita Otak dan Tenaga untuk
dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran.

Kita memohon Keteguhan Hati...

Dan Tuhan memberi Bencana dan Bahaya untuk diatasi.

Kita memohon Cinta...
Dan Tuhan memberi kita orang-orang bermasalah untuk
diselamatkan dan dicintai.
Kita Memohon kemurahan/kebaikan hati...
Dan Tuhan memberi kita kesempatan-kesempatan yang
silih berganti.
Begitulah cara Tuhan membimbing Kita. Apakah jika saya
tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa
saya tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan?
Kadang Tuhan tidak memberikan yang kita minta, tapi
dengan pasti Tuhan memberikan yang terbaik untuk kita,
kebanyakan kita tidak mengerti mengenal, bahkan tidak
mau menerima rencana Tuhan, padahal justru itulah yang
terbaik untuk kita.
Tetaplah berjuang...berusaha...dan berserah diri...
Jika itu yang terbaik maka pasti Tuhan akan
memberikannya untuk kita.
Bersyukurlah karena kamu belum memiliki segala sesuatu
yang kamu inginkan, seandainya sudah, apalagi yang
harus diinginkan. Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu
sesuatu, karena itu memberimu kesempatan untuk
belajar. Bersyukurlah untuk masa-masa sulit, karena di
masa itulah kamu tumbuh.
Bersyukurlah untuk
keterbatasanmu, Karena itu memberimu kesempatan untuk
berkembang.
Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru,
karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar